PROFILE

Foto saya
absurd | little bit crazy | ♥ @emb_bara |

Selasa, 10 April 2012

Maaf

Mungkin memang semua berawal dari keacuhanku padamu. Tidak lagi sempat menanyakan kabar atau bahkan hanya sekedar mengucapkan "selamat pagi". Bukan karena apa, bukan karena aku lebih mementingkan "dia" daripada kau. 
Pagi itu aku mencoba menyapa mu melalui pesan singkat.
     "selamat pagi" message delivered
tidak seperti biasanya, aku perlu menunggu beberapa saat untuk mendapatkan balasanmu. Di dalam khayalku, aku akan mendapat ucapan selamat pagi juga yang diikuti dengan beberapa senyum ceria ala dirimu. Tapi nihil. Yang ada malah jawabanmu yang dingin membekukanku dan sekitarku. 
Ada apa denganmu? Atau ada yang salah denganku?
     "Aku ingin menjadi orang yang tidak peduli dengan sekitarku", katamu
kata-kata yang mebuat sekitarku menjadi lebih beku.
Asal kau tahu, pernyataanmu membuat aku kaku. Mengapa kau seperti ini? Apa yang membuatmu berubah seperti ini? Kenapa kau tak ceritakan padaku seperti biasanya? Siapa yang membuatmu seperti ini? Pertanyaan yang pantas untuk ditanyakan.
Sejujurnya aku tak mau kau berubah, dalam beberapa saat aku sempat berfikir kau bukan dirimu yang sesungguhnya. Apa ini kau lakukan pada semua orang? Atau hanya pada diriku saja? Katakan apa salahku?! Katakan! Aku rela menebus semua kesalahanku asalkan kau tetap menjadi dirimu yang dulu. Kau diciptakan tuhan sebagai gadis yang ramah, apa kau mau menolak berkah Tuhan dengan mengganti sifat ramahmu menjadi dingin dan acuh?
Mungkin aku terlalu berlebihan dengan berfikiran seperti ini, tapi aku hanya seorang manusia yang tidak ingin kehilangan bagian hidupnya.Kau! Ya, Kau! Kau bagian hidupku. Kau rela mengulurkan tanganmu untuk membantuku yang sedang terjatuh, kau rela meminjamkan pundakmu untuk kubasahi dengan air mataku. Kau rela meluangkan sedikit waktumu ditengah kesibukanmu hanya untuk mendengar cerita absurd ku. Hanya kau yang mau seperti itu. Kau tidak bisa digantikan dengan siapapun. Air mataku selalu tidak bisa terbendung ketika aku mengingatmu. 
Tolong, jangan berubah. tetap menjadi dirimu yang dulu. Yang selalu ada disampingku. 
Maaf, mungkin aku yang membuatmu berubah
Maaf, mungkin aku yang membuatmu kecewa
Maaf, mungkin kau berfikiran aku hanya ada di saat aku butuh dirimu
Maaf, maaf, maaf
bagiku bahagia itu sederhana, dengan bisa melihatmu kembali seperti dulu aku sudah merasa sangat bahagia ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar